Banner_Header

Yahudi Isfahan Iran, Komunitas Yahudi Di Negara Yang Mengaku Negara Islam dan Anti Israel


KabarDuniaIslam - Menurut data resmi Iran, ada 30.000 WARGA YAHUDI di IRAN, tersebar di tiga kota besar, yaitu Teheran, Hamdan dan ISFAHAN. Jumlah yang FANTASTIS untuk suatu negara yang mengaku negara Islam dan mengaku memusuhi "Israel".

Populasi Yahudi di Iran
Foto: Komunitas Yahudi di Iran Melakukan Protes Massal

Jadi teringat dengan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

"DAJJAL akan keluar dari perkampungan YAHUDI DI ISFAHAN, bersamanya ada 70.000 orang YAHUDI." [Al-Fathur Rabbaani Tartib Musnad Ahmad (XXIV/73). Ibnu Hajar berkata: "Shahih," dalam Fathul Baari (XIII/328)]

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Orang-orang YAHUDI ISFAHAN YANG MENGIKUTI DAJJAL sebanyak 70.000 orang, mereka mengenakan At-Tayalisah*." (HR. Muslim)

* At-Tayalisah, ada yang mengartikannya sebagai jubah tebal bergaris dan ada pula yang mengartikannya sebagai selendang Persia (Iran).

ISFAHAN adalah kota terbesar ketiga di IRAN (setelah Teheran dan Mashhad) yang merupakan tempat reaktor nuklir Iran, tempat pemukiman Yahudi yang ada di Iran.

***

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh situs Sat Age – yang mengkhususkan diri dalam pemantauan terhadap pergerakan satelit di seluruh dunia dan saluran televisi – menyatakan bahwa kehadiran enam saluran televisi keagamaan Iran yang disiarkan ke negara-negara Arab berasal dari Israel dan menambahkan bahwa enam saluran televisi satelit tersebut berada di belakang salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar Yahudi.

Surat kabar Al Ahram Mesir menyebut ke enam saluran itu, yaitu: Alul-Bayt, Al-Anwar, Fadak, Hussain, Al-Alamiyah, Al-Ghadie, berada di bawah program AMOS Israel, melalui perusahaan RR Sat Israel, dan memakai kedok bukan saluran keagamaan Syi’ah serta berpura-pura bukan untuk mempropagandakan visi Iran agar bisa meyakinkan publik Arab dan diterima di kalangan masyarakat Sunni Arab.

RR Sat adalah sebuah perusahaan telekomunikasi khusus Israel yang dimiliki oleh pengusaha Yahudi David Rive, dan didirikan pada tahun 1981 di bawah lisensi dari kementerian komunikasi Israel dan sejak Januari 2002 telah memberikan layanan perdagangan melalui satelit untuk radio dan televisi serta serat optik dan internet.

Dan yang mengepalai manajemen perusahaan sejak April 2001 adalah Ramot Gilead, salah seorang petinggi militer di Pasukan Pertahanan Udara pendudukan Israel.

Menurut surat kabar Al-Ahram, saluran keagamaan Syi’ah ini berusaha memberikan ‘penyadaran’ bahwa keberadaan Al-Quran yang asli dan benar ada di Persia sedangkan Al-Quran yang beredar saat ini diseluruh dunia yang telah berusia 1400 tahun dan yang ada di tangan kaum muslimin Sunni adalah Al-Quran yang salah.

Saluran ini juga bekerja untuk menciptakan pikiran agar masyarakat Arab menerima doktrin Syiah dalam rangka seperti apa yang Khomeini serukan pada awal revolusi Iran sekitar tiga puluh tahun lalu sebelum akhirnya revolusi Syi’ah itu dieskpor Khomeini ke seluruh bagian dunia.

Al-Ahram juga menunjukkan bahwa apa yang terjadi ini dapat menghubungkan adanya kaitan antara Iran dan Israel dalam ruang media.

***

Ironis bukan di negara yang mengaku anti zionis Yahudi ini ternyata "melindungi" populitas Yahudi?

error: Content is protected !!
Close (x)