Banner_Header

Buya Yahya Menolak Syi'ah Rafidhoh Disesatkan dan Sebut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Sesat dan Menyesatkan


Kabar Dunia Islam - Pada sebuah kesempatan, dalam ceramahnya, Buya Yahya Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah Cirebon ditanya mengenai Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, bagaimana akidah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah? Rekaman video ini dipublish langsung di akun resmi Al-Bahjah TV di Youtube, yang dapat dilihat langsung pada link berikut ini : https://www.youtube.com/watch?v=TU4WW7Mc01U

Berikut penjelasan Buya Yahya  :

Ibnu Taimiyah asalnya adalah pengikut madzhab Imam Ibnu Hambal, akan tetapi dalam perjalanan ilmiyahnya ditemukan keanehan-keanehan, termasuk dalam bukunya, “Al-kalamut Thayyib” mulai merendahkan dan menolak kepada Syi’ah Rafidhoh, sudah mulai sedikit kurang ajar kepada misalnya Imam Ali Karamallahu Wajhahu, kemudian tulisan-tulisannya itu, mulai tajam, dikit-dikit juga menyalahkan orang lain, bibit ekstrim adalah dari Ibnu Taimiyah.

Buya Yahya Menolak Syi'ah Rafidhoh Disesatkan dan Sebut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Sesat dan Menyesatkan
Buya Yahya Sebut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Sesat dan Menyesatkan

Ibnu Taimiyah itu adalah hidup di masa akhir zaman, bukan ulama salaf, abad ke-6, ke-7, itu adalah bukan ulama salaf yang dahulu, seperti Imam Syafi’i, Imam Ghazali, Dia (Ibnu Taimiyah) ulama akhir zaman, kemudian punya murid, namanya Imam Ibnul Qayyim, yang ternyata kita temukan di dalam buku-bukunya dikit-dikit juga membid’ahkan orang lain, sementara pendahulunya tidak pernah seperti itu, misalnya Ibnul Jauzi.

Ibnul Jauzi adalah dari madzhab hanbali, sangat sufi, luar biasa, kemudian Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim rupanya sudah mulai menjauh ketika berbicara tentang ayat sifat, berani mengatakan bahwa Allah adalah bertempat di atas langit, dan ini adalah termasuk penyelewengan akidah, Allah tidak butuh tempat, ini adalah penyelewengan akidah, bukan masalah tawasul, bukan masalah tahlil, itu adalah sederhana.

Akan tetapi yang paling berbahaya disaat mengatakan bahwa Allah di atas arsy, Allah di atas langit, apalagi dikatakan Allah duduk di atas kursi-Nya, Masya Allah, musibah, ini adalah akidah sesat dan menyesatkan, maka ini sebetulnya adalah bibit-bibit ekstrim juga dari itu, dia mengatakan sesat tapi lupa bahwa dirinya sesat.

Ini butuh pembahasan khusus bagaimana akidah salafunash shalih  tentang ayat sifat, dan bagaimana akidahnya ahli bid’ah yang sok mengatakan bahwa mereka adalah ahli sunnah, dengan ayat-ayat sifat, ini adalah pembahasan yang panjang lebar dan tidak cukup hanya dalam menit dikit tapi perlu kita waktu yang panjang, itu perlu dibahas, perlu dibahas detail karena perbedaan ahlisunnah waljamaah yang sesungguhnya dengan ahlisunnah palsu disini, adapun masalah tawasul itu sederhana, tapi kalau sudah ayat sifat, mereka mengkafirkan kita, persoalannya disini, mereka mengkafirkan Asy’ariyah, ini harus kita bahas, suatu ketika Insya Allah,, jika ada kesempatan, wallahu a’lam. (DH/MTD)

Sumber : Moslem Today

error: Content is protected !!
Close (x)