Banner_Header

Kupas Tuntas, Ustadz Zainal Abidin Syamsudin Meluruskan Kekeliruan Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA


KabarDuniaIslam - Sebenarnya ana malas mengkritisi beliau secara detail, karena akan sangat banyak sekali poin-poinnya, Tapi kalau antum mau mengkritisi secara detail, dan itu antum lihat lebih maslahat, maka tafadhol, ini beberapa poin yg bisa ana tulis untuk antum:



1. Tidak membedakan mana yang khilaf tadhod, dan mana yg khilaf tanawwu’.. kesalahan dalam kaidah ini, mempunyai turunan banyak, misalnya:

a. Mengatakan khilaf dalam masalah mendahulukan lutut atau tangan saat akan sujud, bisa dilakukan dua-duanya, dan itu adalah dua alternatif yang diberikan oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam-.. ada link berikut, dari menit ke 1:01 https://www.youtube.com/watch?v=fAgfgfByQkc

b. Begitu pula khilaf dalam masalah membaca basmalah dan meninggalkannya dalam surat Alfatihah saat shalat, katanya boleh memilih, padahal harusnya ini adalah khilaf tadhod, yang mengharuskan kita menguatkan salah satu dan meninggalkan yg lain.. ada di link berikut, dari menit 29:25 https://www.youtube.com/watch?v=wJNsXygtyZ0

c. begitu pula dalam masalah qunut subuh, dari semua pendapat yg ada, bisa dilakukan semuanya, karena memang Nabi shallallahu alaihi wasallam memberi peluang yg sama untuk mengerjakannya atau tidak sama sekali… yang qunut benar, yang tidak qunut benar, yg salah yg tidak shalat subuh. Lihat menit 8:29 di link https://www.youtube.com/watch?v=HgY3xVHDr4s

2. Mengungkapkan pendapat/kesimpulan yg belum dikatakan oleh siapapun.. ini turunannya banyak, diantaranya:

a. mengatakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak pernah shalat tahiyyatul masjid selama hidupnya, karena tidak ada hadits yg menjelaskannya… dan dia di sini salah ketika menyebutkan: karena rumah beliau di dalam masjid, sehingga tidak perlu tahiyatul masjid.. lihat pada menit 0:58 di link berikut https://www.youtube.com/watch?v=ZWIWdGX28folihat juga pada menit 4:06 di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=TbafHRJbOKM

b. mengatakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam tidak pernah berjima’ di siang hari, hanya malam hari saja. Lihat menit 0:13, di link https://www.youtube.com/watch?v=pCDax9eX-rc

3. Menghalalkan musik dan alat-alatnya, padahal sudah ada hadits tegas masalah itu, bahkan ulama terdahulu sudah ber-ijma’ tentang keharamannya.. lihat link berikut, menit 3:13 https://www.youtube.com/watch?v=fAgfgfByQkc

Diantara syubhat yg disebutkan:

a. Menyamakan antara syair dengan musik, dengan dalih bahwa kedua-duanya adalah suara yg menghasilkan irama [menit 3:33].

b. Menyamakan antara alat musik dengan golok dan pisau, dengan dalih bahwa alat atau benda itu tidak ada hukumnya, hukum itu tidak melekat pada benda, tapi melekat pada amalan yg dilakukan terhadap benda atau alat tersebut. [menit 10:32].

Bila menimbulkan sesuatu yg baik maka boleh, bila menimbulkan yg buruk maka tidak boleh. Sehingga hukum musik itu ada lima. Lihat di link berikut, di menit 5:25 https://www.youtube.com/watch?v=eDbu7XrlYZc

c. Menyamakan antara duff dengan alat musik [menit 9:25].

d. Perkataannya bahwa Nabi -shallallahu alaihi wasallam- punya pemusik khusus, lihat di link berikut, menit 1:40.. dan ini menurut ana perkataan yg sangat tidak sopan terhadap beliau. https://www.youtube.com/watch?v=eDbu7XrlYZc

4. Salaman setelah shalat dibolehkan, tapi waktunya setelah selesai membaca dzikir shalat… di sini ada kesalahan dalam memahami mendahulukan dalil khusus dan mengakhirkan dalil umum… menurutnya mendahulukan dalil khusus adalah mendahulukan waktu pelaksanaannya, dan mengakhirkan dalil umum adalah mengakhirkan waktu pelaksanaannya.. silahkan dilihat di link berikut, menit ke 16:54https://www.youtube.com/watch?v=5QKq3PyMOus

Salaman setelah shalat itu tidak dosa, karena ada dalil umumnya, lihat menit 18:30
Bahkan kalau ada yg menyalami, lalu kita menasehatinya bahwa ini tidak sesuai dg sunnah itu; itu jangan sampai dilakukan, lihat di menit 18:50

Salaman setelah tuntas berdzikir usai shalat, telah dilakukan oleh Nabi shallahu alaihi wasallam, bahkan haditsnya di shahih bukhari: 3360, lihat di menit 19:10.. di sini ada salah penyebutan shalat subuh, padahal di haditsnya setelah shalat asar.

5. Penafsiran yang tidak ada dasarnya dari kitab2 tafsir yg masyhur:

a. pada ayat tentang shalat tahajjud Al-Isra’: 79-80, bahwa orang yg bertahajjud mendapatkan 4 jaminan dari Allah ta’ala, berdasarkan dua ayat tersebut.. bisa dilihat pada menit 4:34 di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=yiBvEHotm1Y

b. pada ayat 3, surat albaqoroh, menafsirkan kata “alghoib” dengan Allah. Lihat menit 23:51, di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=k7OVXaoIWDc

6. Turunnya Allah di sepertiga malam terakhir, artinya “yanzilu robbuna” menurutnya: “bukan Allah turun, tapi maksudnya: Allah menurunkan rahmatnya”, bisa dilihat pada menit 57:42 di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=ftxOr0k-4xY

7. Banyak menyebutkan perbedaan lafal bahasa arab yang aneh, atau menyebutkan makna lafal yg ganjil (tidak biasanya), tanpa menyebutkan rujukan kitab. Ini sangat banyak contohnya, diantaranya:

a. Perbedaan kata habatho dengan nazala, bahwa habatho itu turun untuk menetap, kalau nazala itu turun tidak untuk menetap. Lihat pada menit 58:19 di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=ftxOr0k-4xY

b. perbedaan antara ja’ala dengan khalaqo, bahwa ja’ala untuk menjelaskan fungsi sesuatu, sedangkan khalaqa untuk menciptakan sesuatu. Lihat menit 11:17 di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=UOiC3fEAyog

c. perbedaan kata balasa dengan labasa, bahwa balasa adalah sesuatu buruk yg menutupi kebaikan, sedangkan labasa adalah sesuatu yg baik yg menutupi sesuatu yg buruk. Lihat pada menit 28:03 di link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=UOiC3fEAyog

d. perbedaan infajara dengan fujur, bahwa infajara adalah rambatan dorongan kebaikan, sedangkan fujur adalah rambatan dorongan keburukan dari nafsu. Lihat menit 48:55 di link https://www.youtube.com/watch?v=UOiC3fEAyog

e. Perbedaan kata mayyit dengan mayt, kalau mayyit itu untuk orang yg masih hidup, sedang mayt untuk orang yg sudah mati. Lihat menit 2:42 di link https://www.youtube.com/watch?v=YUYG4Tb1TU0

g. aqimu, artinya: tegakkan badan. Menit 29:06 di link https://www.youtube.com/watch?v=k7OVXaoIWDc

h. wudhu, itu dari kata dhou’ yg berarti cahaya atau aura kebaikan, lalu ditambah Lawu di depannya, menjadi wudhu’ yg berarti sinar yg sangat terang atau aura kebaikan yg semakin tampak. Lihat menit 1:27:30 di link ini: https://www.youtube.com/watch?v=k7OVXaoIWDc

i. beda antara “laamasa”, “lamasa”, dan “massa”… kalau “lamasa” itu sentuhan langsung, dan bisa tanpa sengaja… kalau “laamasa” ada niat dan sengaja menyentuh… kalau “massa”, itu sentuhan yg terjadi tanpa kontak fisik. Lihat menit 1:39 di link https://www.youtube.com/watch?v=rkflEXQiq7Q

j. Beda “syiar” dan “syu’ur”… syiar adalah perasaan yg berasal dari iman. Kalau syu’ur itu perasaan hati. Lihat menit 2:22 di link https://www.youtube.com/watch?v=YjkuPatyPN0

k. “Amin”: tidak hanya sekedar ya Allah kabulkan, tidak… tapi permohonan akan terkabulnya suatu hal, setelah menempuh ikhtiar sesuai aturan yg ditetapkan. Lihat menit 0:32 di link https://www.youtube.com/watch?v=2hpsrorLtIY

l. “Khothowat” itu jamak dari “khuttoh”.. padahal yang ma’ruf, itu jamak dari kata “khotwah”. Lihat menit 46:29 di link https://www.youtube.com/watch?v=f6hd5aN32cE&t=48s

m. “Furjah” adalah celah yg muncul diantara satu sudut yg menempel… padahal yg biasanya hanya celah saja. Lihat menit 56:42 di link https://www.youtube.com/watch?v=f6hd5aN32cE&t=48s

8. Menjelaskan hal-hal gaib, tanpa sandaran yg kuat:

a. Setan wudhu, namanya: walhan. Lihat menit 6:01, di link https://www.youtube.com/watch?v=k7OVXaoIWDc

b. setan rumah, namanya: dasim. Lihat menit 39:36 di link https://www.youtube.com/watch?v=f6hd5aN32cE&t=48s

c. Setan pasar, namanya misut. Lihat menit 43:38 di link https://www.youtube.com/watch?v=f6hd5aN32cE&t=48s

9. Ulama SEPAKAT bahwa surga Adam yg dahulu, bukan surga yg akan kita tempati nanti. Lihat menit: 36:50 di link https://www.youtube.com/watch?v=UOiC3fEAyog

10. Kalau bicara ketika wudhu maka keutamaan diampuni dosanya akan hilang, karena bahasa haditsnya “selama dia tidak bicara antara dia wudhu sampai dia shalat”. Lihat menit 1:32:35 di link: https://www.youtube.com/watch?v=k7OVXaoIWDc

11. Mengatakan bahwa Ibnu hajar al-Asqolani, memperkirakan umur umat ini hanya 1500 tahun. Lihat menit 13:23 di link: https://www.youtube.com/watch?v=DTlPETt4F8c

12. Imam Al-Bukhari qunut subuh. Lihat di menit 42:32 di link https://www.youtube.com/watch?v=wJNsXygtyZ0

13. Syeikh Albani bermadzhab Hambali. Lihat menit 43:10 https://www.youtube.com/watch?v=wJNsXygtyZ0

14. Menafsirkan ayat 128, dan menghubungkannya dg peristiwa terbunuhnya 70 qurro’ dari kaum anshor, kemudian beliau qunut nazilah karena peristiwa itu untuk mendoakan keburukan kabilah yg berkhianat itu… padahal ayat tersebut turun saat peristiwa perang uhud. Lihat menit 1:08 di link https://www.youtube.com/watch?v=HgY3xVHDr4s

15. Surga yg dulu ditempati Nabi Adam berbeda dengan surga yg akan ditempati manusia setelah hari kiamat, karena kata yg dipakai untuk menyebutkan surga adam yg dahulu “ALJANNAH”, ada Al dan berbentuk mufrod, sedangkan surga yg ditempati manusia nanti dipakai kata “JANNAAT”, tidak ada al dan berbentuk jamak. Lihat menit 23:23, di link https://www.youtube.com/watch?v=f6hd5aN32cE&t=48s

Kesimpulan ini prematur, karena banyak ayat lain yg digunakan untuk menyebut surga yg akan kita tempati nanti dg ALJANNAH, dg Al dan berbentuk mufrod, seperti dalam surat Albaqarah: 82, albaqarah: 111, albaqarah:214, albaqarah:221… dan masih banyak sekali ayat2 lainnya.

Masih banyak ustadz.. kalau dijawab semua akan sangat melelahkan.. tapi semoga Allah memberikan taufiq kepada Antum untuk bisa menjawabnya dg baik.

Sumber : Fanspage Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc via MoslemToday

4 Responses to "Kupas Tuntas, Ustadz Zainal Abidin Syamsudin Meluruskan Kekeliruan Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA"

  1. Hapus post mu ini mas, kalau engkau hanya berharap trafik blog, lebih baik tidak usah, Saya pun bisa menjawab beberapa hal diatas yang menurut kalian kesalahan, apalagi seorang Ust adi. Kalian menghakimi Ust adi seakan kalian orang yang pintar, padahal sebaliknya.
    Pertanggung Jawabanmu Berat di hadapan Allah. Ust zainal pun sudah menghapus postnya

    BalasHapus
  2. Indahnya Islam jika mau saling tabayyun dan bersilaturahim.😃

    BalasHapus
  3. Kenapa tidak dialog langsung dg ust adi, mohon maaf. Yg saya bukan mengesampingkan agama, tetapi apa yg disampaikan ust adi secara akal sehat dan logika baik, daoat diterima. Bukan ingin menganggap enteng ust lain, tp saya belum menemukan metode penyampaian yg bisa saya terima sebaik say terima dr ust adi, krn apa yg disampaikannya ada dasar semua. Dan dy menyampaikan selalu melalui penelusuan mendalam, hingga pergi ke berbagai tempat hanya untuk menuntut ilmu. Itu yg saya tidak temukan dr beberapa ust lain yg pd umumnya hanya banyak membaca saja tp kurang menyesuaikan dg kondisi asli lapangan, tidak segigih ust adi dalam mencari sesuatu. Anda harusya lebih obj, lihat seluruh ceramah dy full dan dengarkan dg netral. Mohon maaf saya tidak mgkultuskan ust adi dan mmbenci ust lain. Tp blog anda penuh provokasi

    BalasHapus
  4. Bulog ini hanya untuk memfitnah saja dan mengagungkan pendapat sendiri seakan2 dia yg benar. Kalau berani ayo dialog. Jgn cuma ngoceh aja. Kami melihat keilmuan ustad Adi Hidayat lebih unggul dari ustad para wahana yg mengklaim diri paling sunnah

    BalasHapus

error: Content is protected !!
Close (x)